Allez au contenu Allez à la navigation

Kulit kombinasi hingga berminyak dan cara menghilangkan jerawat

Pahami Lebih Baik- Rawat Dengan Tepat

Share

Orang-orang dengan kulit kombinasi atau berminyak memiliki masalah dengan kualitas dan kuantitas sebum, yang berarti kulit mereka lebih cenderung memiliki jerawat dan noda lainnya. Tapi noda juga bisa dikaitkan dengan penyakit lain seperti eksim, misalnya, yang membuat mereka lebih sulit diobati. Jerawat sangat umum muncul pada masa remaja, memengaruhi 80% anak muda. Tapi jerawat juga bisa muncul pada orang dewasa, baik pria maupun wanita, mengambil bentuk spesifik lainnya dalam kasus ini. Dampak psikologisnya sering signifikan dan manajemen yang tepat diperlukan, terutama karena jerawat akan hilang dengan pengobatan yang tepat di sebagian besar kasus.

Summary
  1. APA KARAKTERISASI KULIT BERMINYAK ATAU KOMBINASI?
  2. APA PENYEBAB JERAWAT?
  3. APA SAJA JENIS NODA KULIT?
  4. SIAPA SAJA YANG DAPAT BERJERAWAT?

APA KARAKTERISASI KULIT BERMINYAK ATAU KOMBINASI?

Kulit berminyak umumnya memiliki tekstur yang lebih tebal, pori-pori melebar, dan penampilan kulit kusam, berminyak dan berkilau. Penampilan ini disebabkan oleh sebum berlebih, yang mendorong munculnya masalah kulit seperti "komedo" dan "jerawat". Untuk kulit kombinasi, noda bekas jerawat biasanya terletak di zona-T: dahi, hidung dan dagu. Bagian wajah dan tubuh lainnya mungkin memiliki kulit normal atau bahkan kering. Kulit kombinasi tidak seimbang dan sangat rentan. Itu sebabnya, Anda perlu membersihkannya dengan sabun muka untuk kulit kombinasi.

APA PENYEBAB JERAWAT?

Jerawat adalah kondisi peradangan kulit yang mempengaruhi folikel pilo-sebaceous. Tiga faktor terkait bertanggung jawab untuk jerawat: hyperseborrhoea, hiperkeratinisasi, dan perkembangbiakan bakteri.

  • Hyperseborrhoea: ini adalah produksi berlebihan dari sebum yang dihasilkan dari aktivitas hormonal yang dipicu selama masa pubertas. Kulit menjadi berminyak dan berkilau. Selain itu, ada risiko ketidaknormalan sebum kualitatif, yang berarti bahwa komposisi sebum berbeda dari sebum yang sehat. Lebih tebal dan memiliki waktu yang lebih sulit mengalir keluar dari folikel, yang meningkatkan risiko terbentuknya komedo. Itu sebabnya Anda perlu menggunakan pembersih muka untuk kulit berminyak.
  • Hiperkeratinisasi: multiplikasi sel kulit yang berlebihan di dinding saluran folikel menyumbat pori dan membuat sebum tidak bisa dievakuasi. Hal ini menyebabkan komedo muncul, yaitu benjolan (papula) kecil pada permukaan kulit yang berwarna kulit (komedo tertutup atau microcyst), membuat kulit terlihat granular; atau memiliki pusat hitam (komedo terbuka) yang menunjukkan melanin (pigmen kulit) hadir di permukaan komedo.
  • Perkembangbiakan bakteri: sebum adalah media nutrisi ideal untuk bakteri tertentu, terutama jerawat Propionibacterium yang secara alami ada pada semua orang tetapi pada kasus ini, jerawat akan berkembang biak di folikel pilo-sebaceous dan menyebabkan peradangan. Komedo kemudian berubah menjadi jerawat merah yang menyakitkan yang disebut papul (lesi inflamasi). Itu sebabnya Anda membutuhkan pembersih muka untuk kulit berjerawat.

APA SAJA JENIS NODA KULIT?

Jerawat memiliki beberapa jenis lesi, sering dengan peningkatan produksi sebum (seborrhea) disebut hyperseborrhea (produksi sebum yang berlebihan).

  • Lesi komedo: Komedo tertutup atau microcysts, Komedo terbuka atau "komedo hitam / blackhead", dan kadang benjolan (papula) yang lebih besar (lebih dari 5 milimeter) disebut macrocysts.
  • Lesi inflamasi: Lesi yang meradang: papula, pustula, dan nodul karena peradangan lesi retentional.
  • Bekas luka dari lesi: Bintik-bintik hiperpigmentasi akibat peradangan pada kulit sawo matang atau yang berwarna gelap.

Kondisi ini dapat berlangsung beberapa tahun, dengan inflamasi, selama lesi (komedo) menetap di wajah.

SIAPA SAJA YANG DAPAT BERJERAWAT?

Dalam kasus yang jarang terjadi, jerawat dapat memengaruhi bayi yang baru lahir - karena hormon androgen ibu - atau bayi yang lebih tua. Jerawat adalah masalah dermatitis yang dialami remaja. Dibutuhkan aspek polimorfik yang menggabungkan berbagai jenis lesi.


Kondisi ini umumnya dimulai sekitar usia 12 hingga 14 tahun dan memengaruhi daerah-daerah kulit paling berminyak seperti wajah, serta seringkali dada dan punggung ke tingkat yang bervariasi. Jerawat disebabkan oleh ketidakseimbangan sekresi hormon selama masa pubertas. Namun Anda tetap bisa mengatasinya dengan sabun muka untuk kulit kombinasi, pembersih muka untuk kulit berjerawat, atau pembersih muka untuk kulit berminyak.


Pada wanita, khususnya setelah usia 30 tahun, jerawat muncul lebih banyak pada wajah bagian bawah (rahang) dan leher. Sering ada komponen hormonal yang menjadi tambahan penyebab jerawat. Itu sebabnya Anda perlu mengetahui cara menghilangkan bekas jerawat.

 

Tahukah Anda?

Masalah dengan noda-noda jerawat pada permukaan kulit:

50% wanita di atas usia 25 tahun memiliki masalah dengan noda-noda jerawat pada permukaan kulit.
40% dari wanita-wanita ini tidak memiliki jerawat pada masa remaja.
Itu sebabnya Anda perlu mengetahui cara menghilangkan jerawat.